Wadahi Gamer Lokal, Cafe Cartenz dan De’ Concept Donggala Gelar Turnamen Mobile Legends Berhadiah Jutaan Rupiah

DONGGALA – Guna mempererat silaturahmi antar-komunitas gamer sekaligus memperkuat ekosistem e-sport di tingkat daerah, Cafe Cartenz bekerja sama dengan De’ Concept Donggala dan Youma Studio menggelar turnamen Mobile Legends.

Turnamen itu dilaksanakan di Cafe Cartenz, area Pelabuhan Lama, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

Ajang kompetisi yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 Oktober, tersebut menghadirkan pertarungan sengit puluhan gamers dari berbagai wilayah.

Event Director Youma Studio, Yusril Mahendra, menjelaskan bahwa turnamen ini diinisiasi oleh kolaborasi antara Cafe Cartenz dan De’ Concept yang berada dalam satu naungan area.

Untuk pengelolaan teknis dan manajemen acara, pihak penyelenggara menggandeng Youma Studio sebagai Event Organizer (EO).

“Sebenarnya tidak ada momentum khusus. Hanya saja, berawal dari kebiasaan teman-teman di lingkungan sekitar yang sering bermain Mobile Legends, timbul gagasan untuk membuat wadah pertemuan bagi tim-tim lokal,” ucapnya, Sabtu (17/10/2026).

Yusril menambahkan, perkembangan industri e-sport saat ini melaju sangat pesat.

Cabang olahraga game daring ini bahkan telah dipertandingkan di ajang-ajang resmi seperti Pekan Olahraga Daerah (Popda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga Sea Games.

“Oleh karena itu, kami ingin mengambil peran untuk mulai membangun ekosistem e-sport ini dari tingkat daerah,” ujarnya.

Pada edisi perdana ini, panitia membuka kuota sebanyak 16 slot tim.

Meski berfokus pada ruang lingkup lokal, antusiasme peserta terbilang cukup tinggi.

Berdasarkan data pendaftaran, para peserta berasal dari wilayah Kecamatan Banawa, Banawa Tengah, hingga Kota Palu.

“Rata-rata pendaftar berasal dari Banawa, ada juga dari Banawa Tengah dan Kota Palu. Untuk peserta dari Palu mendaftar secara perorangan lalu bergabung dengan tim-tim lokal di Donggala,” jelas Yusril.

Kompetisi ini memperebutkan total hadiah senilai Rp2 juta.

Hadiah tersebut bersumber dari akumulasi biaya pendaftaran serta dukungan dari pihak penyelenggara.

Meski nominal hadiah yang disiapkan relatif sederhana, Yusril menekankan bahwa esensi utama dari turnamen ini adalah membangun silaturahmi serta membuka ruang kolaborasi anak muda.

“Poin utamanya adalah bagaimana tim-tim ini bisa saling bersilaturahmi melalui wadah e-sport ini. Youma Studio sendiri sangat terbuka bagi teman-teman atau komunitas lain yang ingin berkolaborasi membuat event-event kreatif selanjutnya,” pungkasnya. (*)