DONGGALA — Sebanyak 165 sekolah di Kabupaten Donggala menerima program revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun anggaran 2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah, Muhammad Anis, saat mendampingi kunjungan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, di SMP Negeri 4 Sindue, Kecamatan Sindue, Jumat (16/10/2026).
Muhammad Anis menjelaskan bahwa penentuan sekolah penerima bantuan dilakukan secara akurat berbasis data pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Data tersebut menggambarkan kondisi riil sarana prasarana sekolah, mulai dari tingkat kerusakan ruang kelas hingga ketersediaan fasilitas dasar.
“Bantuan revitalisasi ini berbasis data Dapodik. Dari sana terlihat jelas kondisi sekolah, apakah ruang kelasnya rusak, tidak ada toilet, atau masalah lain yang mengganggu kenyamanan belajar anak-anak. Kita ingin program ini tepat sasaran,” ucap Anis.
Di SMPN 4 Sindue sendiri, pengerjaan revitalisasi telah rampung 100 persen.
Fasilitas yang dibenahi meliputi laboratorium komputer, toilet, penataan lingkungan, rehabilitasi ruang kantor, ruang kelas, hingga perpustakaan.
Selain SMPN 4 Sindue, beberapa sekolah lain seperti SMPN 1 Banawa juga telah menyelesaikan tahapan pengerjaan, sementara sisanya ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2026.
Anis menambahkan, sesuai Instruksi Presiden, program ini tidak hanya berfokus pada fisik bangunan seperti perbaikan pagar, toilet, dan sarana air bersih, tetapi juga penataan proses pembelajaran digital.
Seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Donggala baik yang berada di pusat kota maupun wilayah pelosok dan pegunungan, dibekali perangkat papan interaktif digital.
“Dengan papan interaktif digital ini, proses belajar-mengajar di seluruh sekolah memiliki standar yang sama. Fasilitas yang memadai dan lingkungan yang nyaman menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan,” tandasnya. (*)