DONGGALA – Pembangunan enam Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Donggala resmi dimulai menyusul peletakan batu pertama di Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kamis (8/10/2026).
Proyek strategis bernilai miliaran rupiah ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026.
Khusus di Desa Batusuya, proyek KNMP dibangun di atas lahan seluas 3.200 meter persegi dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,2 miliar yang bersumber dari APBN.
Peletakan batu pertama di lokasi tersebut sekaligus menandai dimulainya pembangunan di lima titik KNMP lainnya di wilayah Donggala.
Acara peletakan batu pertama ini dihadiri langsung oleh Bupati Donggala Vera Elena Laruni, Plt Asisten II Setda Donggala, Kepala Kejaksaan Negeri Donggala, pimpinan OPD, unsur Forkopimda, tingkat camat, kepala desa, hingga masyarakat setempat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf, menyampaikan bahwa terealisasinya enam lokasi KNMP tersebut merupakan hasil kerja keras dan koordinasi intensif pemerintah daerah bersama instansi terkait.
“Alhamdulillah, atas arahan Ibu Bupati, Dinas Perikanan telah bekerja selama tiga bulan hingga berhasil mendapatkan alokasi program Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026 untuk enam titik,” ujar Ali di lokasi kegiatan.
Ia menegaskan, keberadaan KNMP dirancang untuk mendukung penuh aktivitas produksi, pendaratan, penyimpanan, hingga penyediaan perbekalan nelayan.
Pembangunan KNMP di Desa Batusuya sendiri mencakup sejumlah fasilitas pendukung aktivitas nelayan, di antaranya tambatan perahu nelayan, shelter pendaratan ikan, kantor pengelola, dok kapal, pabrik es, cold storage, serta kios perbekalan.
Pemkab Donggala berharap hadirnya sarana terpadu ini dapat mendongkrak efisiensi dan produktivitas nelayan lokal.
“Kami berharap hadirnya KNMP ini dapat menunjang produktivitas nelayan kita, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Ali.
Adapun enam lokasi pembangunan KNMP di Kabupaten Donggala yang ditargetkan rampung pada Desember 2026 meliputi Desa Batusuya di Kecamatan Sindue Tombusabora, Desa Salubomba di Kecamatan Banawa Tengah, Desa Lero Tatari di Kecamatan Sindue, Desa Tompe di Kecamatan Sirenja, Desa Pangalasiang di Kecamatan Sojol, serta Kelurahan Boneoge di Kecamatan Banawa. (*)