RSK dr. Lie Dharmawan akan Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Wani Donggala, Catat Jadwal dan Syaratnya

DONGGALA – Beragam layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan umum hingga tindakan bedah, dibuka untuk masyarakat di Rumah Sakit Kapal (RSK) dr. Lie Dharmawan Bayan Peduli, Desa Wani Dua, Kecamatan Tanantovea.

Pelayanan kesehatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai Kamis hingga Senin, 24–28 September 2026, di Pelabuhan Wani, Desa Wani Dua, Kecamatan Tanantovea.

Layanan Cek Kesehatan Gratis ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala bersama Puskesmas Malambora Wani dan RSK dr. Lie Dharmawan Bayan Peduli.

Pelayanan dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA.

Masyarakat dari berbagai daerah dapat mengikuti pelayanan tersebut.

Layanan yang tersedia meliputi poliklinik umum, penyakit dalam, gigi, bedah, serta obstetri dan ginekologi (obgyn), termasuk pemeriksaan kehamilan atau ANC dan keluarga berencana (KB).

Selain pemeriksaan poliklinik, tersedia sejumlah tindakan medis, di antaranya operasi pengangkatan benjolan, operasi hernia, sirkumsisi atau khitan anak dan dewasa, operasi caesar, serta metode operasi wanita (MOW).

Masyarakat juga dapat memperoleh pemeriksaan laboratorium yang meliputi pemeriksaan darah lengkap, urine lengkap, golongan darah, kolesterol, glukosa, dan asam urat.

Selain itu, tersedia rapid test dengue atau DBD dan malaria serta screening HIV, sifilis, dan hepatitis B.

Layanan farmasi atau apotek juga disiapkan bagi pasien.

Untuk mendapatkan pelayanan, pasien dapat datang langsung ke lokasi medis dengan membawa kartu identitas berupa KTP, KK, atau BPJS.

Bagi yang tidak memiliki dokumen tersebut, dapat membawa keterangan domisili, terutama calon pasien yang membutuhkan tindakan bedah.

Pasien juga harus bersedia menjalani pemeriksaan oleh dokter. Pelayanan terbuka bagi pasien dari mana saja.

Khusus poliklinik gigi, terdapat kuota pasien setiap hari. Sementara untuk poliklinik lainnya, pasien yang datang selama jam pelayanan akan tetap dilayani hingga pelayanan selesai.

Untuk calon pasien yang membutuhkan operasi, screening tidak dibatasi kuota. Namun, jumlah tindakan operasi dapat dibatasi apabila jumlah pasien yang datang melebihi kapasitas pelayanan.

Tindakan operasi akan dijadwalkan berdasarkan hasil diagnosis dan jenis operasi yang dibutuhkan pasien.

Untuk mencegah penumpukan pasien dan mengatur jadwal kedatangan, calon pasien diharapkan melakukan pendaftaran awal melalui bidan desa atau kepala dusun paling lambat sehari sebelum pelayanan, yakni Rabu (23/9/2026). (*)