DONGGALA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Donggala menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Oasis Convention Hall, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Minggu (2/8/2026).
Agenda internal tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta relawan PAN se-Kabupaten Donggala.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah, Sarifuddin Sudding.
Hadir Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan, unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu Donggala, perwakilan KPU Donggala, serta jajaran pengurus partai politik se-Kabupaten Donggala.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PAN Kabupaten Donggala, Vera Elena Laruni, menegaskan agar seluruh kader dan pengurus PAN tidak hanya muncul saat pesta demokrasi lima tahunan saja.
Ia meminta seluruh kader untuk turun langsung dan hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Hari ini kita menentukan arah dan cara bekerja. Di Donggala, masyarakat tidak melihat baliho, tapi melihat siapa yang datang saat mereka butuh,” tegas Vera di hadapan ratusan kader dan relawan.
Vera menyoroti pentingnya kehadiran nyata kader di lapangan, mulai dari pasar, kawasan pesisir, hingga pelosok desa. Menurutnya, jika saat ini masyarakat belum mengenal kader PAN, hal itu menjadi bahan evaluasi internal.
“Kalau kader PAN belum dikenal di pasar atau di desa, jangan salahkan rakyat. Artinya kita yang belum cukup hadir, dan ini harus kita akui dengan jujur,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kemenangan politik tidak ditentukan dari banyaknya baliho yang terpasang, melainkan dari konsistensi kader dalam membangun kepercayaan publik.
“Kemenangan itu bukan dimulai dari TPS, tapi dari kehadiran. Kalau kita sudah hadir di hidup mereka, maka mereka akan hadir untuk kita. Partai besar dibangun oleh kader yang dikenal rakyat, bukan oleh baliho,” kata Vera.
Selain kehadiran fisik di lapangan, Vera juga mengingatkan pentingnya adaptasi teknologi bagi para pengurus dan anggota PAN di tingkat cabang.
Menurut Ketua DPD PAN Donggala yang juga Bupati Donggala itu, pola komunikasi politik saat ini telah bergeser ke media sosial.
“Kader PAN hari ini tidak cukup hanya loyal dan semangat. Harus punya kemampuan bicara, bernegosiasi, dan menguasai ruang digital. Sebab, masyarakat sekarang juga menyerap informasi dari layar genggaman mereka,” tuturnya.
Menatap agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029, Vera mengajak seluruh jajaran pengurus DPC untuk bergerak cepat merangkul generasi muda dan kalangan akademisi.
“Pemilu 2029 itu tidak jauh. Yang bergerak hari ini, dia yang punya peluang, yang menunda dia yang tertinggal. Kemenangan tidak datang karena harapan, tapi kemenangan datang karena kerja,” tutupnya. (*)