PALU – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Aristan, menyerap sejumlah aspirasi masyarakat Kelurahan Talise, mulai dari perbaikan infrastruktur, persoalan pelaku UMKM, kebutuhan petani garam, hingga dukungan bagi kelompok pengelola sampah plastik.
Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) yang dilaksanakan Aristan di Kelurahan Talise, Kota Palu, Selasa (20/10/2026).
Pertemuan itu dihadiri perwakilan pemerintah Kelurahan Talise, para ketua RT dan RW, serta Ketua Forum Topogara.
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan di lingkungan mereka.
Dalam dialog tersebut, warga mengusulkan perbaikan jalan dan drainase untuk menunjang aktivitas serta kenyamanan masyarakat.
Selain infrastruktur, persoalan ekonomi juga menjadi perhatian, terutama bagi pelaku usaha makanan dan minuman.
Para pelaku UMKM menyampaikan keluhan terkait penerapan pajak sebesar 10 persen terhadap usaha makanan dan minuman.
Mereka juga mengungkapkan kenaikan harga bahan baku yang berdampak pada biaya produksi dan keberlangsungan usaha.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Aristan mengatakan bahwa aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan Kundapil dan perlu diperjuangkan sesuai kebutuhan serta kewenangan yang dimiliki DPRD.
“Melalui kegiatan Kundapil ini, kami mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan, baik terkait infrastruktur maupun kondisi ekonomi, menjadi catatan yang perlu dikawal dan diperjuangkan sesuai kewenangan,” ucapnya.
Selain persoalan infrastruktur dan UMKM, petani garam di Kelurahan Talise juga menyampaikan kebutuhan bantuan mesin alkon serta pengerukan jalur air.
Fasilitas tersebut diperlukan untuk mendukung sistem pengairan dan memperlancar proses produksi garam.
Aspirasi lainnya disampaikan warga penyintas yang mengaku belum memperoleh haknya.
Mereka berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait.
Sementara itu, kelompok pencari dan pengumpul plastik mengusulkan bantuan mesin pencacah plastik.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pengolahan sampah plastik sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.
Aristan menegaskan, seluruh masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perhatian untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme dan koordinasi dengan pihak terkait.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perhatian. Kami berharap persoalan-persoalan tersebut dapat dicarikan solusi melalui koordinasi dengan pihak terkait, sehingga kebutuhan warga bisa ditangani secara bertahap,” jelas Aristan.
Melalui kegiatan Kundapil tersebut, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan DPRD dapat terus terjalin.
Berbagai aspirasi yang dihimpun juga menjadi bahan dalam pelaksanaan fungsi representasi dan pengawasan DPRD, sehingga kebutuhan masyarakat dapat disampaikan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. (*)



