Sembilan Program BERANI Masuk Donggala, Wagub Sulteng Beberkan Capaian di Berbagai Sektor

DONGGALA – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menyebut sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Donggala menunjukkan perbaikan, terutama dari sisi kemiskinan dan pengangguran.

Hal itu disampaikan Reny saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Kecamatan Banawa, Rabu (12/8/2026).

Reny mengatakan angka kemiskinan di Donggala turun dari 15,30 persen menjadi 14,66 persen. Jumlah penduduk miskin juga berkurang dari 47,68 ribu jiwa menjadi 45,92 ribu jiwa.

“Tentu kita patut bersyukur karena berbagai indikator telah kita capai. Angka kemiskinan turun dari 15,30 persen menjadi 14,66 persen,” kata Reny.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka turut membaik dari 2,79 persen menjadi 2,78 persen.

Namun, Reny mengingatkan pertumbuhan ekonomi Donggala masih perlu diperkuat karena mengalami penurunan dari 3,77 persen menjadi 2,75 persen.

Reny juga menyebut seluruh sembilan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atau BERANI telah menjangkau Kabupaten Donggala, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat.

Melalui BERANI Cerdas, sebanyak 2.421 mahasiswa asal Donggala menerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan. Sebanyak 826 siswa kurang mampu juga mendapat bantuan pendidikan, sementara tujuh guru memperoleh beasiswa pascasarjana.

Pada sektor kesehatan melalui BERANI Sehat, sebanyak 12.632 masyarakat atau 98,40 persen telah mendapat akses layanan kesehatan.

Sementara BERANI Lancar merealisasikan pembangunan dan pemeliharaan jalan sepanjang 12,1 kilometer.

Melalui BERANI Menyala, Pemprov Sulteng menyediakan jaringan internet di lima SMA/SMK, membangun 19 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), serta merealisasikan 103 instalasi dan sambungan listrik baru.

Di sektor pertanian, program BERANI Makmur berupa cetak sawah baru telah direalisasikan sebanyak delapan unit.

Sedangkan melalui BERANI Sejahtera, sebanyak 94 rumah tidak layak huni mendapat bantuan rehabilitasi dengan anggaran Rp1,773 miliar.

Untuk BERANI Berkah, Pemprov Sulteng memberikan bantuan kepada 18 rumah ibadah dan lembaga keagamaan di Donggala dengan anggaran Rp1,075 miliar.

Sementara BERANI Harmoni diarahkan untuk memperkuat ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

Reny juga mengapresiasi peluncuran Batik Donggala Rando’o Nagaya dalam rangkaian HUT ke-74. Ia menyatakan siap membantu mempromosikan batik khas Donggala tersebut agar semakin dikenal masyarakat.

Menurut Reny, berbagai capaian pembangunan tersebut tidak hanya merupakan hasil kerja pemerintah, tetapi juga didukung masyarakat, petani, nelayan, pelaku UMKM, guru, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan berbagai elemen lainnya.

Ia berharap HUT ke-74 Kabupaten Donggala menjadi momentum evaluasi sekaligus memperkuat sinergi seluruh pihak dalam melanjutkan pembangunan.

Reny juga mengapresiasi upaya Pemkab Donggala dalam memperoleh tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

“Berbagai capaian ini tentu bukan hanya hasil kerja pemerintah. Ada doa para ulama dan tokoh agama, kerja keras masyarakat, perjuangan petani dan nelayan, kreativitas pelaku UMKM, serta pengabdian para guru dan tenaga kesehatan,” pungkasnya. (*)