DONGGALA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Rabu (12/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Donggala Vera Elena Laruni menegaskan peringatan HUT ke-74 menjadi momentum untuk memperkuat arah pembangunan daerah, mulai dari pengembangan pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Vera mengatakan tema HUT ke-74 bukan sekadar slogan, melainkan menjadi pedoman kerja pemerintah daerah dalam membangun Donggala secara berkelanjutan.
Menurutnya, Kabupaten Donggala memiliki potensi besar di sektor kelautan dan daratan yang harus dikelola secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu sektor yang menjadi fokus pemerintah daerah adalah pengembangan pariwisata.
“Pariwisata Donggala akan kita dorong secara serius dan konsisten, dimulai dari kawasan yang telah memiliki kesiapan seperti Tanjung Karang, Boneoge, dan Labuana melalui perbaikan akses, penguatan promosi, serta pelibatan aktif masyarakat lokal,” ujar Vera.
Ia menegaskan pengembangan pariwisata tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
“Kita ingin memastikan setiap kunjungan tidak hanya membawa orang datang, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Selain pariwisata, Vera menilai pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama kemajuan daerah.
Ia menyebut kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Donggala menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Sekolah Nasional Terintegrasi bukan sekadar bangunan, tetapi pintu masa depan bagi anak-anak kita. Membangun daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi harus dimulai dari manusianya,” ujarnya.
Di sektor ekonomi, Pemkab Donggala telah memulai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani. Ke depan, program tersebut akan diperluas kepada nelayan, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pedagang kecil.
“Ke depan, program ini akan kita perluas agar manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat,” katanya.
Vera juga mengakui pemerintah daerah menghadapi tantangan fiskal akibat penyesuaian transfer ke daerah dari pemerintah pusat yang berdampak pada ruang fiskal Kabupaten Donggala.
Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut tidak akan menghambat pelaksanaan pembangunan.
“Justru ini harus menjadi titik balik agar kita lebih mandiri dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menegaskan pembangunan Kabupaten Donggala membutuhkan dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurut Vera, kolaborasi antarpemerintah menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang selaras dengan visi pembangunan Sulawesi Tengah.
Menutup sambutannya, Vera mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke-74 sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Donggala.
“Donggala tidak akan berubah hanya karena usianya bertambah, tetapi karena cara kita bekerja, berpikir, dan keberanian kita dalam mengambil keputusan ikut berubah. Mari kita rawat daerah ini dengan kerja nyata, kebersamaan, dan keyakinan bahwa Donggala akan menjemput masa depannya,” tandasnya. (*)