PUSKUD Sulteng Gelar RAT Tahun Buku 2024 dan 2025, Fokus Benahi Tata Kelola dan Revitalisasi KUD

PALU – Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Sulawesi Tengah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 dan 2025 di Hotel Wisata, Jl S.Parman, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sabtu (18/7/2026).

Turut hadir pada RAT tersebut Dewan Koperasi Wilayah Sulawesi Tengah Seru Hermansyah, Anggota DPRD Kabupaten Toli-toli Taufik, serta sejumlah pengurus dan anggota KUD se-Sulawesi Tengah.

RAT ini menjadi forum evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan program kerja untuk memperkuat tata kelola koperasi dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.

Wakil Ketua I PUSKUD Sulteng, Heri Hasbi saat memberikan sambutan pada RAT Tahun Buku 2024 dan 2025 di Kota Palu, Sabtu (18/7/2026).

Wakil Ketua I PUSKUD Sulawesi Tengah, Heri Hasbi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya RAT meski pelaksanaannya mengalami keterlambatan.

“Rapat ini merupakan kewajiban pengurus dan pengawas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 tentang Perkoperasian. Kami berharap RAT ini memberikan perubahan dan nilai manfaat yang besar bagi PUSKUD Sulawesi Tengah yang akan datang,” ujarnya.

Ia mengatakan RAT tahun ini mengusung semangat memperkuat sinergi sumber daya, menyatukan komitmen, serta meningkatkan tanggung jawab pengurus demi kesejahteraan anggota.

Menurut Heri, pengurus saat ini juga melakukan pembenahan organisasi setelah dalam beberapa tahun terakhir PUSKUD menghadapi berbagai persoalan internal.

Ia menyebut penataan dan penertiban keanggotaan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas organisasi dan pelayanan kepada anggota.

Sejumlah anggota yang dinilai tidak lagi memenuhi kewajiban sesuai Anggaran Dasar PUSKUD telah diberhentikan melalui keputusan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB).

Selain itu, pengurus juga menyatakan telah membatalkan hasil Rapat Anggota Tahunan yang diselenggarakan pada 31 Mei 2024 melalui keputusan RALB sesuai ketentuan yang berlaku di internal organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Heri menjelaskan pengurus juga terus berupaya melakukan penanganan dan penguasaan aset serta keuangan PUSKUD sebagai modal untuk membangkitkan kembali kegiatan usaha koperasi dan memperkuat konsolidasi KUD anggota secara bertahap di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Ia menambahkan rencana kerja dan anggaran yang dipresentasikan dalam RAT disusun berdasarkan hasil evaluasi kinerja sebelumnya dengan pendekatan yang terukur, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Heri juga mengingatkan bahwa revitalisasi KUD menjadi salah satu program prioritas Kementerian Koperasi yang harus diwujudkan bersama.

“Ada 16 program Kementerian Koperasi dan salah satunya yang harus menjadi kewajiban kita untuk merealisasikan adalah merevitalisasi KUD, Ini menjadi tantangan bagi seluruh pengurus KUD sebagai anggota PUSKUD Sulawesi Tengah untuk bersama-sama membangun kembali kekuatan koperasi,” jelas Heri.

Terkait persoalan yang pernah terjadi di internal organisasi, Heri menyebut saat ini terdapat proses hukum yang sedang berjalan.

“Langkah hukum, baik secara perdata maupun pidana, saat ini sedang berproses di Polda,” ungkapnya.

Ke depan, PUSKUD Sulawesi Tengah menargetkan penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan unit usaha yang mampu mengikuti perkembangan zaman.

Heri menegaskan keberhasilan koperasi tidak hanya bergantung pada pengurus, tetapi juga partisipasi aktif seluruh anggota. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta RAT memberikan kritik, saran, dan gagasan sebagai bagian dari upaya perbaikan organisasi secara berkelanjutan.

“Mari kita jadikan rapat ini sebagai Ruang dialog yang Sehat, Produktif, dan berorientasi pada masa depan. Dengan sinergi dan komitmen bersama, Kami yakin Koperasi ini akan terus tumbuh sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang Kuat, Modern, dan Berdaya Saing,” tutupnya. (*)