Warga Padati Festival Buya Subi di Donggala, Tenun Khas Towale Dipromosikan ke Dunia

DONGGALA – Ratusan warga dan tamu undangan memadati Pantai Karampuana, Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, untuk menghadiri Festival Buya Subi, Selasa (7/7/2026).

Festival ini menjadi ajang promosi tenun Buya Subi sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Donggala ke tingkat nasional hingga internasional.

Festival merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Eco Fashion Week Australia (EFWA), Pemerintah Kabupaten Donggala, dan Pemerintah Desa Towale.

Sejak siang hari, kawasan festival dipenuhi dekorasi bernuansa ramah lingkungan dengan gerbang anyaman bambu bertuliskan “Festival Buya Subi”.

Pengamanan melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, serta aparat terkait untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Berbagai kegiatan digelar dalam festival tersebut, di antaranya tari penyambutan, peragaan busana berbahan tenun Buya Subi karya desainer lokal dan internasional, demonstrasi menenun oleh para penenun, serta bazar UMKM yang menyajikan aneka kuliner khas daerah.

Festival Buya Subi yang berlangsung di Pantai Karampuana, Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Selasa (7/7/2026).

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reni A. Lamadjido, turut mengunjungi area penenun untuk melihat langsung proses pembuatan tenun Buya Subi.

Acara juga diisi dengan penyerahan kain Buya Subi dari penenun senior Ina Saona kepada Wakil Gubernur sebagai simbol komitmen melestarikan warisan budaya Sulawesi Tengah.

Sejumlah model menampilkan busana berbahan tenun Buya Subi hasil karya para desainer lokal maupun internasional. Pengunjung disuguhkan peragaan busana berbahan tenun Buya Subi.

Kepala Desa Towale, Subhan, mengatakan Festival Buya Subi menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Desa Towale sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Festival Buya Subi diharapkan menjadi agenda tahunan. Kami ingin tenun Buya Subi semakin dikenal luas, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Towale,” ujar Subhan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertunjukan tari api, gala dinner, serta penganugerahan nama adat kepada CEO Eco Fashion Week Australia dan Buya Subi Girl sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam mempromosikan tenun Buya Subi di tingkat internasional. (*)