DONGGALA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menggandeng sejumlah profesor Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (Untad) untuk mempercepat swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Rencana Aksi Daerah tentang Percepatan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan yang dipimpin Bupati Donggala Vera Elena Laruni di ruang kerja Bupati, Kecamatan Banawa, Senin (31/8/2026).
Rapat tersebut dihadiri jajaran Pemkab Donggala bersama tim akademisi Fakultas Pertanian Untad dari berbagai bidang keahlian.
Para akademisi memaparkan sejumlah tantangan sektor pertanian di Donggala, mulai dari pengelolaan lahan, produktivitas komoditas hingga rantai pasok.
Mereka juga memberikan rekomendasi teknologi dan solusi pertanian yang dinilai dapat diterapkan sesuai kondisi di lapangan.
Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan keterlibatan akademisi menjadi bagian penting dalam menyusun kebijakan pertanian yang berbasis data dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Donggala. Dukungan dari para pakar pertanian akan sangat membantu kita merumuskan kebijakan yang berbasis data ilmiah, solutif, dan tepat sasaran sesuai kondisi lapangan,” ujar Vera.
Hasil kajian dan rekomendasi para akademisi tersebut akan menjadi bahan Pemkab Donggala dalam menyusun Rencana Aksi Daerah.
Pemkab Donggala berharap pendampingan akademisi dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara mandiri dan berkelanjutan. (*)